07. Syarat yang Dilanggar?

1352 Kata

Waktu berjalan. Film berganti babak, lampu layar memantulkan warna biru lembut yang menyorot wajah Aruby. Perlahan, gadis itu bersandar. Awalnya cuma sebatas miring sedikit, tapi tak lama kemudian, kepalanya benar-benar jatuh di bahu Kairav. Pria itu tertegun. Tatapannya turun, menatap kepala Aruby yang kini tenang di pundaknya. Napas gadis itu teratur, lembut, dan hangat. Menyadari itu, Kairav tersenyum tipis—tipis sekali, membuat siapapun yang melihatnya tidak akan tahu kalau pria itu tengah tersenyum. Tangannya terulur, menyentuh puncak kepala Aruby. Ia mengelusnya pelan, seperti gerakan refleks yang begitu hati-hati. Lalu, ia membiarkan Aruby di posisi itu hingga film selesai. Kairav diam. Tidak bergerak, tidak bicara. Jelas membiarkan waktu mengalir di antara keduanya. Ketika lam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN