73. Kehadiran Kairav

1342 Kata

Sudah seminggu sejak badai itu meluluhlantakkan dunianya, Aruby masih terus mencoba mengumpulkan sisa-sisa dirinya yang terserak. Ia masih menginjakkan kaki di koridor kampus, berusaha menulikan telinga dari bisik-bisik iba para mahasiswa yang menatapnya seolah ia adalah tokoh utama dalam sebuah cerita romansa yang menyedihkan. Tokoh utama dalam kisah cintanya sendiri yang berakhir sad ending. Siang itu, atmosfer kampus terasa begitu gerah dan menyesakkan, apalagi Sandira sedang terjebak rapat BEM yang cukup alot, memaksanya untuk pergi ke minimarket kampus sendirian. Aruby berdiri di depan rak makanan ringan, jemarinya bergerak ragu memilih sesuatu yang sebenarnya tidak ia inginkan, hanya demi mengisi kekosongan. Namun, tiba-tiba sebuah bayangan tinggi menutupi pandangannya, membawa ar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN