TEROR?

1093 Kata

“Kata Mama, di bawah ada Mamahmu.” “Apa baru datang?” “Pesan dua jam yang lalu, baru aku lihat.” “HAH?!” Mendengar pekikan itu tubuh Mathew berputar. Apa kata-katanya ada yang salah? Padahal yang dikatakan tadi memang menar adanya. Terlebih setelah permainan panas, Mathew tak langsung menyentuh ponsel. Walaupun banyak deretan pesan masuk, pesan dari Elena lah yang teratas karena dia pin-kan. Ditatap balik sang suami Sheilla hanya bisa menerjapkan matanya. Daisy datang memang bukan masalah besar, yang membuat Sheilla tercengang adalah … apa betul dirinya menghabiskan waktu dua jam di dalam ruangan ini? Kalau Elena sampai mengirim pesan, itu tandanya sang mertua tahu dia di dalam ruang kerja Mathew selama ini. Saat ini Sheilla memang masih beristirahat di sofa, sedangkan Mathew

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN