“Biasakan kalau datang bertamu ke rumah orang itu yang sopan, jangan seperti orang tidak berpendidikan.” “Cih! Memangnya kau berpendidikan? Biasakan berkaca sebelum bicara! Menyingkir, aku ingin masuk!” Sheilla menghembuskan napasnya kasar. Sejak tadi dia berusaha sabar, sopan, kalem, tetapi wanita di depannya sangat mirip ular yang halal untuk dipukul. Sheilla berdecak pinggang, tubuhnya sama sekali tidak merubah posisi berdirinya. Lagipula mau apa wanita itu masuk ke dalam rumahnya tanpa ada keperluan jelas? Freya menghentakkan kakinya kesal. Saking gemasnya dia menarik tangan Sheilla agar menyingkir dari depan pintu. Hari ini Freya sedang malas berdebat, dia hanya ingin menemui Mathew karena satu minggu belakangan ini mereka memang tidak bertemu dan berkomunikasi. Tarikan Freya

