Lika duduk di bangku yang dulu juga dia gunakan untuk menunggu Killian di hari terakhirnya. Lika tersenyum miris jika mengingat hari itu. Hari saat dirinya merasa sangat putus asa. Bukan hanya karena dia tahu akan kehilangan nyawa, tapi juga karena hubungannya dengan Killian masih sangat asing setelah kecelakaanya sebelumnya. Mereka sedang marahan, Lika berusaha untuk menjelaskan, tapi Killian tidak datang di jam janjian itu. Lika masih ingat perasaan campur aduknya malam itu. Semua kenangan hari itu tiba-tiba terlintas di kepala Lika. Cuacanya sama, tempatnya sama dan waktunya tidak terlalu berbeda. Membawa kenangan masa lalu dengan cara yang sedikit dramatis. Cuaca yang sama, tempat yang sama dan waktu yang tidak jauh berbeda. Lika benci tempat ini karena memiliki kenangan buruk itu,

