N O T E: W A R N I N G. *** *** *** Tanda bahaya. Ketika Bang Umin merekrut sendiri kandidat keluarga ke grup kesebelasan, itu berkah namanya. Namun, saat Bang Umin melakukan sebaliknya, seperti Jaelani yang ditendang langsung (istilahnya) dari grup besar itu ... maka tamat lah riwayatnya. Tanda bahaya. Hingga Jaelani segera meninggalkan rumah utama untuk duduk di ruang tamu rumah abangnya. Ketika Jaelani sibuk memenangkan kembali hati Bang Umin, ketahuilah ... malam itu ... seorang Altariksa sedang berlayar di lautan kapuk bersama istrinya. "Jangan berisik, Ra." Sambil menggeram di lekuk leher Rahee di sana. Menahan erangan yahud yang sebenarnya, sedangkan di beberapa jengkal ke bawah, bagian tubuh terintim, milik Altarik bergerak laksana alu pada lesungnya. Oh, dia menumbuk

