Kabar kehamilan Lifia telah menyebar, seperti biasanya jika Kila dan Salsa yang telah mengetahui berita ini, maka keduanya akan menyebarkan berita ini kepada semua keluarga mereka. Seperti saat ini ketika bangun pagi ia dihebokan dengan kedatangan Liana dan tentu saja Murni yang telah membawakannya makanan untuk mereka. Lifia yang masih tidur lelap setelah subuh dan akhirnya ia dibangunkan oleh Murni dan Liana untuk sarapan bersama. "Lifi bangun dong!" Pinta Liana menatap putri cantik yang sedang tertidur itu dengan tatapan sayang. Ia sangat menyayangi menantunya ini, baginya putra yang dingin itu sangat beruntung memiliki istri sebaik dan secantik Lifia. "Nggak akan bangun Jeng kalau nggak dikasih air gitu, tapi kan ini tempat tidurnya saja masih baru sayang kalau udah kita guyur sama

