Berbincang bersama Defran selama tiga puluh menit saja, Lifia sudah sangat bersyukur. Sejak tadi ia bahkan mengubar senyumnya dan ia melihat ponselnya. Ada nama Ibunya membuatnya segera mengangkatnya. "Assalamualikum Bu," ucap Lifia. "Waalaikumsalam, kamu kemana? Kok belum datang ke Rumah Papimu, Nak?" Tanya Murni. "Ibu dan Ayah udah disini loh, kamu sama Altaf kemana?" Tanya Murni. "Lifi ke Mall sebentar Bu, mau ketemu para bestie sekalian mengundang mereka agar datang nanti ke acara akad nikahnya aku Bu,"ucap Lifia. "Kamu sama siapa? Jangan bilang ya kamu ketemuan sama Nak Defran." Ucap Murni geram dengan putrinya ini, karena tidak bisa menahan dirinya untuk tidak bertemu Defran beberapa hari ini. "Bu, Mbak Kiran udah ada disana?" Tanya Lifia sengaja mengalihkan pembicaraan, agar ia

