Kiran tiba-tiba merasa gugup dan ia keringatnya menetes didahinya, karena jujur saja datang ke Rumah orang tua Handaru membuatnya mentalnya benar-benar teruji. Ia bahkan merasa gugup dibandingkan ia yang sedang menghadapi sidang sikripsi atau dulu ketika ia wawancara kerja. Kiran memang belum pernah datang ke Rumah Orang tua Handaru, dan ia mendapatkan alamatnya dari Ike karena Kiran yang masih saja gengsi menghubungi Handaru. Kiran berharap ketika ia datang ia tidak perlu bertemu Handaru dan bahkan hanya bertemu maid yang bekerja di kediaman orang tua Handaru, lalu ia akan langsung pulang setelah menyerahkan kue yang ada dipaperbag yang ia bawa ini. Mobil yang mengantar Kiran berhenti didepan pagar yang terlihat tinggi dan kokoh ini. Rumah ini terlihat sangat megah dan mewah, apal

