Nggak bisa sabar

1159 Kata

Handaru menyunggingkan senyumannya dan ia menarik tangan Kiran agar melepaskan pelukannya. Keduanya saat ini saling berhadapan dan Handaru mengelus kepala Kiran dengan lembut, selain Murni hanya Handaru yang memperlakukannya seperti ini. "Saya tidak suka kamu terlalu mandiri Kiran, kamu bisa meminta saya untuk menjemput kamu atau kalau saya tidak berada di Jakarta akan ada supir yang akan mengantar kamu!" Ucap Handaru. Ia merasa sangat kahwatir setiap ia berpergian, apalagi setelah mengetahui Kiran kecelakaan ia sangat kesal pada dirinya sendiri, karena merasa lalai hingga membuat ia hampir kehilangan Kiran. "Kalau begitu aku hanya akan merepotkan kamu, Mas," ucap Kiran. Selama ini terbiasa mandiri bahkan ia sering kali pulang larut malam seorang diri. "Saya merasa tidak direpotkan oleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN