Erna menatap sendu Sandra yang saat ini sedang berlutut dan ia segera mengangkat tubuh Sandra agar segera bediri. Ia kagum dengan Sandra yang membesarkan cucunya seorang diri, bahkan Sandra harus merelakan kehidupannya mudanya untuk menjaga cucunya. Sedangkan putranya bebas berkeliaran dan melanjukan banyak hal yang dia inginkan. "Nak...kamu tidak salah nak...jangan seperti ini!" Ucap Erna dan ia membantu Sandra agar segera berdiri, lalu mengajak Sandra duduk disampingnya. "Yang harus berlutut itu Marco, tega sekali menyakiti kamu..." ucap Erna membuat Sandra mengerjapkan kedua matanya dan ia begitu tekejut dengan sikap Erna padanya. Sandra hampir tidak percaya Erna akan mengatakan hal ini padanya. Biasanya orang kaya akan berpikir dua kali untuk menerima menantu seperti dirinya, yang ti

