Extra Part 8 | Petuah Mami

1623 Kata

Oh, seperti itu? Ya, sedang kucoba satu per satu. . . "Sekarang Kakak udah besar, udah ada yang naksir mungkin, ya?" Sambil tersenyum. Tempo lalu. Obrolan bersama mami topiknya tiba-tiba soal itu, hal yang membuat Cely tersipu. "Iya, Mi. Kakak udah besar. Dari dulu juga Kakak merasa udah besar, kok. Apalagi pas punya adik. Tapi kalau soal naksir, Kakak nggak tau." Cely haha-hehe. "Mm ... nggak adakah yang ngedeketin Kakak?" "Mami, Kakak masih SMP." "Memang. Dan soal naksir, Kakak pas umur lima tahun aja naksir Bang Tala. Ingat, nggak?" Semakin tersipu. Malu-malu. "Bukan naksir, Mami. Lagi pula itu masih belum mengerti." Mami lantas terkekeh. "Nah, kalau sekarang kita bahas soal itu udah bisa dipahamilah, ya?" Eh? Rupanya itu tujuan mami. Kata beliau, "Semakin bertambah usia d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN