79. Masalah Perusahaan

1263 Kata

Yuri baru saja masuk ke dalam ruang kerjanya setelah beberapa saat yang lalu banyak mengobrol dengan Erwin Candra. Sejak dia berjalan menuju ruang kerja hingga saat ini dia duduk di kursi kerjanya, beberapa tatapan mata tertuju padanya. Yuri paham jika para karyawan pasti sedang bertanya-tanya akan kedekatannya dengan pemilik perusahaan. Dan benar saja. Baru saja menyalakan komputernya, deheman Naura mendongakkan kepala perempuan itu. "Iya, kenapa Mbak?" tanya Yuri yang paham jika tatapan Naura padanya karena rekan kerjanya itu sedang menyimpan banyak tanya. "Eum ... boleh nanya sesuatu sama kamu nggak?" "Sejak kapan bertanya itu dilarang Mbak. Apa yang ingin Mbak Nau tanyakan?" "Maaf ya, Yur. Kata anak-anak tadi kamu ribut dengan Malika lagi ya?" Yuri mengangguk. "Ya begitu lah Mba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN