Memulihkan Luka

1683 Kata

Di sinilah Dara berada. Duduk di seberang meja, menghadap Zarin yang menatapnya seolah kehadiran Dara adalah racun di udara. Wajahnya tegang, bahunya kaku. Zane menyusul dengan dua gelas minuman, meletakkannya di meja. Ia duduk di samping Zarin, tangannya langsung melingkari bahu perempuan itu dengan gerakan protektif yang tidak lepas dari nada sinis. “Kenapa ke sini?” suara Zane tajam. “Urusan kita sudah selesai, Dara. Aku sudah menjalani hukumanku. Zarin juga. Kami kehilangan segalanya—harta, nama baik, bahkan kebebasan. Kami sudah selesai denganmu... maupun Jedidah.” Zarin ikut bicara, suaranya rendah namun penuh ancaman, “Kamu masih mau kami menderita? Kamu mau menginjak kami yang sudah jatuh? Kami sudah dihukum. Kami kehilangan segalanya. Jadi kalau kamu ke sini buat menambah luka,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN