Di Balik Duka

1165 Kata

Dara ingat pertama dan terakhir kali dirinya menjejakkan kaki di mansion Van Der Zandt di Netherlands—saat ia hanya seorang ibu pengganti, saat ia tak berdaya. Dulu, tempat ini begitu dingin, asing, menelannya dalam keheningan yang menyesakkan. Kini, mansion itu sama sunyinya, tapi dengan kesedihan yang nyata. Setiap orang yang menemuinya hari ini datang dengan dua hal—permintaan maaf atau ungkapan syukur karena Dara ada di sini. Seolah kehadirannya menggenapi sesuatu yang selama ini kurang. Pemakaman Ibu Rahayu telah usai, meninggalkan kesan yang berat bagi semua yang hadir. Jedainne, yang tak pernah jauh dari Oma-nya, kini terlelap dalam gendongan Dara, tubuh kecilnya sedikit gemetar seakan masih mencari kehangatan yang tak lagi ada. Dara memilih menyendiri di perpustakaan mansion, di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN