Menenangkan Nasya

1622 Kata

Esok harinya. Meisya sibuk berdandan pagi-pagi sekali. Dia sedang memulaskan makeup di wajahnya, juga sambil me-roll rambut bagian depannya. Sementara Abiyaksa yang habis melakukan peregangan di balkon kamar mereka itu pun kini masuk ke dalam kamar lagi dan mendekati sang istri, yang sudah heboh pagi-pagi begini. "Kamu mau kemana?" tanya Abi. "Hm? Aku mau ke rumah produksi, Mas. Aku mau briefing dulu. Mumpung masih pagi. Rencananya, aku mau keluarin produk baru soalnya. Jadi harus aku pantau juga pembuatan sampelnya nanti," jawab Meisya. "Oh begitu. Eum, mau aku antar?" tanya Abi, sampai Meisya berhenti memulas wajahnya dan menoleh, lalu kemudian menatap pria yang sedang berada di sampingnya ini. "Tumben banget. Kenapa tiba-tiba mau anterin aku, Mas??" tanya Meisya. "Ya nggak apa-ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN