Bab 35 Penghangat Ranjang

995 Kata

Aku dan juga Ardito menunggu Kina di rumah sakit ini. Ardito memainkan ponselnya sedangkan aku sekarang sedang mengobrol dengan Kina. "Kak Ardito sepertinya sudah mulai baik yah sama Kak Amira?" bisik Kina di telingaku. Kina berbisik agar Ardito tidak mendengar apa yang saat ini sedang kami bicarakan. Aku menoleh ke arah Kina yang tidak jauh dari tempatku saat ini. Aku tersenyum padanya sebagai tanggapan. "Entahlah, aku juga merasa kalau dia sedikit agak berbeda. Bahkan dia mau mengantarku ke rumah sakit ini." "Kakak sudah mulai ada hati dengannya?" Pertanyaan yang sangat sulit aku jelaskan. Aku sendiri juga bingung. Aku punya perasaan untuk Ardito atau tidak. Tapi aku mengingat apa yang dikatakan oleh Pak Lucky, kalau aku harus membuat anaknya jatuh cinta. "Kenapa kok diam, kak? Ata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN