Aku membereskan barang-barangku saat ini. Aku akhirnya akan kembali pada pekerjaanku sebelumnya yaitu sebagai sekretaris dari Ardito. Semoga saja pria arogan itu tidak akan berbuat macam-macam kepadaku. Gita kebetulan datang menghampiriku yang sedang membereskan barang-barang. Aku tersenyum padanya, sedangkan dia terlihat sangat bingung. "Kamu dipecat, Amira? Kok barang-barang kamu dibereskan seperti ini?" Gita memang selalu kepo dengan apa yang aku lakukan sekarang. Dia terlihat sangat kebingungan karena melihat apa yang aku lakukan. "Alah, paling juga karena ketahuan korupsi, jadi dipecat, iya kan?" Cika malah ikut nyamber dan memfitnahku dengan tuduhan yang tidak-tidak. Sepertinya semua orang sudah mengira kalau aku telah korupsi di perusahaan ini. Padahal itu adalah murni gaji yan

