“Saya hanya menjalankan perintah dari Tuan Revan, Tuan!” katanya, Eiji mengerjap mendengarnya seraya menoleh cepat ke arahnya. Raiden dan Sekar pun saling pandang terkejut dan bingung karenanya. “Apa maksudmu? Jadi kamu ingin mengatakan jika Revan tahu semua ini?” tanya Sekar. Ali mengangguk, jawabannya sudah lebih dari cukup. Raiden dan Sekar pasti akan bertanya langsung pada Revan nanti. Mereka pun lalu menoleh pada Eiji yang menunggu dengan kening berkerut. “Maaf, Eiji, kami mengerti dengan kekhawatiranmu terhadap Alexa. Tapi untuk selanjutnya biarkan kami sendiri yang akan mengatasinya, kami mohon maaf!” ucap Sekar. “Ya, segera kami akan memberi kabar pada kalian!” tambah Raiden. Eiji diam menatap keduanya, sikapnya berbeda jauh dengan sebelumnya. “Jika sampai terjadi sesuatu te

