Alexa mengikuti Revan memasuki rumah dengan jantung berdebar, dia melihat ke kiri dan kanan mencari sosok Sekar atau Feeya, atau siapapun itu yang mungkin bisa menemaninya menghadapi Revan. “Mas!” panggil Alexa gusar. Revan menghentikan langkahnya, tapi itu justru membuat Alexa terdiam, berdebar menunggu apa yang akan dilakukan oleh kakaknya itu selanjutnya. Revan berbalik ke arahnya. “Apa dia laki-laki yang waktu itu di rumah Mbok Sumi?” tanyanya. “Apa yang mau kamu lakukan sama dia? Tolong jangan membuat runyam masalah!” Alis Revan terangkat kemudian tersenyum. “Maksud kamu apa? Aku hanya tanya, siapa dia?” tukasnya. Alexa mendengus, “Lalu apa maksudnya kamu datang menjemput aku dengan membawa banyak anak buah seperti itu? Bagaimana kalau sampai Darren lihat–” Detik itu juga Al

