Yogie terdiam sejenak, dia tampak ragu-ragu, dengan kalimat Dewa yang mengatakan dirinya bisa bercerita apapun. U Haruskah aku ceritakan masalah adikku kepada Tuan Dewa atau Tuan Haris? Lalu bagaimana nantinya. Hmm sebaiknya nanti saja setelah aku memahami situasi, aku tidak ingin dia kenapa-napa. Untuk saat ini biarkan seperti ini… Yogie menghela nafas panjang. “Baik, Tuan. Akan saya laksanakan saran Tuan. Terimakasih sebelumnya telah menyelamatkan saya, membantu untuk tidak melukai Tuan Haris dan Nyonya Sonya. Saya sangat kawatir. Tuan Dewa memang penyelamat saya! Dewa penyelamat lebih tepatnya. Tidak salah nama Tuan adalah Dewa…” puji Yogie dengan tulus, membuat Dewa tersenyum simpul karena senang. Aku tak ingin di sebut aji mumpung, mungkin nanti. Aku akan menceritakan semuanya te

