Sebelum menuju rumah lama Kania, pasangan suami istri itu singgah sebentar ke minimarket, membeli beberapa bahan pokok makanan. Edward mendorong troli yang berisi belanjaan seadanya, matanya menatap keranjang yang masih setengah penuh dengan ragu. "Sayang, belanjaan kita hanya segini saja?" tanyanya, suaranya sedikit terdengar tak yakin. Kania menatap suaminya dengan senyum tipis, santai. "Aku bingung mau beli apa lagi, Hubby. Kita 'kan, cuma sebentar di sana, nggak ada pembantu dan kita juga kerja. Yang penting beli untuk masak siang ini saja dulu, besok bisa beli lagi kalau sudah kepikiran mau masak apa," ujarnya. Edward mengangguk. "Iya sih, benar juga kata kamu, Sayang. Aku juga nggak mau kamu capek-capek masak, apalagi di hari kerja. Hari ini, kamu juga cukup masak untuk makan sian

