Bab 47

1840 Kata

Ruang pesta itu semakin ramai ketika malam berjalan lebih dalam. Musik lembut dari band kecil di sudut ruangan masih mengalun, bercampur dengan suara gelas yang beradu pelan dan percakapan para tamu yang semakin santai setelah minuman mulai mengalir. Lampu-lampu kristal memantulkan cahaya hangat ke seluruh ruangan, membuat suasana terlihat mewah sekaligus penuh tekanan bagi seseorang yang tidak terbiasa berada di tempat seperti itu. Kirana berdiri beberapa saat di sisi ruangan setelah percakapan bisnis Tora dengan beberapa koleganya mulai memanjang. Ia tahu posisinya malam itu hanyalah pendamping. Ia tidak ingin mengganggu pembicaraan para pria itu. Dengan langkah pelan ia berjalan menuju meja panjang tempat berbagai makanan tersaji rapi. Piring-piring kecil dengan berbagai hidangan terli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN