141 | Sembunyi-Sembunyi

2407 Kata

Bunyi 'klik' pintu dikunci membuat Jagat berdebar, saat itu Seruni yang mengunci pintunya. Rupanya di kamar atas, yang Seruni hidupkan AC ruangan. Jagat melihat ranjang dengan balutan sprei rapi membentang, apa di sana dia dan Seruni akan membuat spreinya jadi berantakan? Lalu aroma ruangan yang semerbak pewangi apel, apa nanti akan berubah jadi aroma sensual percintaan? Jagat menelan ludah. "Masih mau?" bisik wanita itu, sudah berdiri tepat di depan Jagat. Yang Seruni belai sisi wajah papi si kembar. Praktis Jagat menatapnya lekat dan terpikat. Bukan menjawab dengan ucap, Jagat merespons dengan tindakan. Dia langsung menggendong Seruni ala karung beras dan diturunkannya di kasur. Seruni terduduk. Jagat lekas melepas kaus, melemparnya sembarang. Persetan kaus itu mau teronggok di lan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN