Mungkin tidak apa-apa kalau sekadar menemani anak-anak main keluar bersama papi mereka. Ini bukan karena Seruni yang ingin jalan-jalan dengan Jagat, tolong jangan salah paham. Dan menjelang sore, mal kawasan ibu kota ini mulai ramai. Adapun lampu-lampu toko sudah mulai dihidupkan. Walau begitu, matahari masih mengambil peran. Belum berganti tugas dengan bulan. Petang juga belum hadir. Ehm. Bagaimana menjelaskannya, ya? Seruni menggigit bibir bagian dalam kala entah kenapa jantungnya berdetak seperti waktu dulu saat bersitatap dengan Jagat. Waktu awal setelah akad. Ini menyebalkan bila kenyataan dirinya masih mencintai pria itu. Lukanya sangat besar, jadi harusnya tidak ada setitik pun sisa rasa tempo lalu. Namun, kenyataan menampar bahwa hati masih untuk Jagat getarannya. Jadi, ini

