(++) Kembali Panas.

1129 Kata

Menjelang tengah malam, Barry dan Lisa pulang dari restoran, bercanda mesra di sepanjang perjalanan menuju rumah, dengan sesekali Barry mencium tangan Lisa dengan hangat sambil mengemudi. “Nggak ada yang lupa, ‘kan?” tanya Barry ketika mereka tiba di rumah. Lisa memutar bola matanya. “Harusnya kamu nanya sejak dari restoran, Sayang, percuma kalau baru bertanya sekarang!” tukasnya. Barry terkekeh, dia lalu meraih pinggang ramping Lisa dan menariknya mendekat. “Kalaupun ada yang tertinggal, itu nggak penting. Karena yang paling berharga sudah disini!” katanya sambil menggosokkan ujung hidung mereka. Lisa tertawa, tak urung ucapan Barry membuatnya hatinya melambung tinggi. “Tapi cincinnya ketinggalan!” ujarnya menahan senyum. Sejenak Barry termangu melihat tangan Lisa yang tak memakai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN