Hamil.

1092 Kata

Pagi hari, Alin terbangun dengan tubuh yang terasa lemas. Ia merasa kepalanya berat, perutnya mual, dan ada rasa tidak nyaman di sekujur tubuhnya. Berusaha mengabaikan, Alin memutuskan untuk tetap bangun dan memulai hari seperti biasa. Ia berjalan ke ruang makan di mana Linda telah menyiapkan sarapan sederhana. “Alin, ayo makan dulu. Kamu kelihatan pucat,” ujar Linda dengan nada khawatir. Alin mengangguk lemah, duduk di meja makan, dan mulai menyendok makanan ke piringnya. Namun, baru beberapa suapan, rasa mual yang tak tertahankan membuatnya berlari ke kamar mandi. Linda yang mendengar suara muntah langsung menyusul, panik melihat Alin memuntahkan isi perutnya. “Alin! Kamu baik-baik saja?” Linda bertanya sambil memapah Alin kembali ke kursi. Alin menggeleng, wajahnya semakin pucat. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN