Berlibur Bersama (Part 1)

1215 Kata

Karena mimpi yang menganggu nya semalam. Kanaya jadi kepikiran, apakah mungkin yang datang ke mimpinya itu adalah ayah kandungnya? Namun, Steve yang selalu mendampingi Kanaya tak pernah membiarkan istrinya itu melamun apalagi sampai terpengaruh dengan hal-hal yang menganggu pikiran. Apalagi dokter sudah bilang bahwa Kanaya harus lebih rileks dan tidak boleh memikirkan hal yang berat menjelang kelahiran. "Baby, apa kamu masih kepikiran tentang mimpi itu?" Steve mengelus pipi Kanaya, dia berharap istrinya itu sudah lupa dengan mimpi itu. Bagi Steve yang seorang rasional, mimpi hanyalah mimpi, itu hanya bunga tidur dan tidak berarti apa-apa. Kanaya ragu, apakah dia harus jujur? Tapi sebenarnya dia memang merasa terganggu dengan mimpi itu. Selama Kanaya dibesarkan sepuluh tahun oleh ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN