Setelah selesai mengobrol, mereka kembali berkumpul karena memang sudah waktunya untuk makan malam. Zeyn dan orang tuanya tersenyum ketika melihat Zoya dan ayahnya yang sepertinya bahagia, mereka mengira jika hubungan antara anak dan ayah ini sudah baik-baik saja. Saat di meja makan, Zeyn tersenyum dan memegangi tangan Zoya, kehidupannya sekarang akan benar-benar dia jaga dan dia pastikan akan selalu memberikan kebahagiaan untuk istrinya. Malam harinya, Zeyn mengobrol dengan Victor dan ayahnya. "Aku dengar kau masih memiliki satu musuh, Zeyn!" Tanya Victor yang di angguki oleh Zeyn. "Akan aku pastikan dia tidak bisa menyentuh Zoya." Ucap Zeyn yang memang tidak akan membicarkan siapapun lagi mengusik kehidupannya. "Memang seharusnya begitu, itu tanggung jawabmu." Ucap Reyhan menyauti.

