Keesokkan paginya, Kiara benar-benar pergi ke alamat yang diberikan oleh Luca padanya. Di sana dia langsung menuju resepsionis untuk bertanya ruangan Luca di sana. Bertepatan Kiara bertanya dengan resepsionis, Zeyn yang saat itu lewat di sana mendengarnya. "Tuan." Para karyawan juga menyapa Zeyn namun dia tidak menanggapinya. "Kau orang yang di bawa Luca untuk bekerja di sini?" Tanya Zeyn kepada Kiara. "B-benar. Tuan." Kiara memang tidak mengenal siapa pria yang di depannya. Hanya saja dari ekspresi para karyawan kepadanya sepertinya dia memiliki jabatan tertinggi di sini. "Ikut aku." Ucap Zeyn namun Kiara terkejut dan menoleh ke arah resepsionis sebentar. Resepsionis mengkodenya untuk ikut saja dengannya dan akhirnya dia pun ikut di belakangnya. Zeyn membawanya ke dalam ruangan Luc

