Hari-hari Zeyn benar-benar semakin berwarna ketika Zoya sangat perhatian dengannya. "Jika hanya satu tembakan, seharusnya aku melakukannya sedari dulu." Gumam Zeyn terkekeh sendiri. Bahkan saat mandi pun dia akan dimandikan oleh Zoya, meskipun tidak telanjang semuanya, namun dia cukup senang ketika Zoya menyabuninya. Dia malah membayangkan suatu hari nanti mereka akan mandi bersama. Lamunan indah Zeyn buyar ketika ponselnya berbunyi dan ternyata itu dari Luca. "Ada apa?" Zeyn langsung mengangkatnya karena tau jika sudah pasti Luca akan memberitahu hal penting. "Ada kelompok lain yang juga mencari tau tentnag Zoya, dan aku baru tau ternyata sudah hampir satu bulan ini mansion dan kampus Zoya di mata-matai oleh mereka." Ucap Luca yang membuat Zeyn terkejut. "Siapa?" Tanyanya terkejut

