Happy Reading... . . . Aunty Freya memeluk Vania dengan mata berkaca-kaca. Selama ini dia sudah menganggap Vania seperti putrinya sendiri. Kemarin dia sangat takut dan khawatir saat Vania tiba-tiba saja menghilang di mall. Dia sangat merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Vania saat ini, kalau saja dia tidak mengajaknya ke mall, mungkin Vania akan baik-baik saja bersama ketiga bayinya. Beruntung Vania dan ketiga bayinya masih bisa diselamatkan, jika tidak mungkin dia sudah menyesal seumur hidupnya. "Vania, maafkan Aunty ya sayang. Gara-gara Aunty, kamu jadi seperti ini. Syukurlah sekarang kamu dan ketiga bayimu baik-baik saja," sesal Aunty Freya. "Tidak apa-apa Aunty, aku baik-baik saja sekarang. Ini bukan salah Aunty atau yang lainnya, " balas Vania tak ingin membuat siapa

