Bab 111 - Party

1925 Kata

Malam kian larut. Beberapa orang mulai meninggalkan pesta, tapi masih banyak yang bertahan di tempat hiburan malam ini. Jujur, Evrina nyaris tak pernah datang ke tempat seperti ini. Namun, tak bisa dimungkiri ia menikmatinya. Bersama tim EO dan pihak penerbit yang tentunya perempuan, Evrina memberanikan diri untuk bergabung di lantai dansa. “Evrina, kamu pulangnya naik apa?” tanya salah satu tim EO. Suaranya sengaja agak keras agar tidak kalah oleh suara musik yang cukup berisik. “Entahlah, mungkin taksi online,” jawab Evrina. “Loh, kamu ke sini sama Bagus yang fotografer itu, kan?” “Iya. Masalahnya aku tidak tahu dia bisa nyetir pulang atau tidak. Takutnya mabuk.” “Ah, benar juga. Kemungkinannya kecil kalau seorang pria tidak minum alkohol di tempat seperti ini.” “Maka dari itu. Na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN