Pagi itu apartemen terasa lebih sepi dari biasanya. Hari ini adalah hari Sabtu. Elang sedang libur kerja. Salsa juga akhirnya mendapat jatah libur dari pihak rumah sakit. Ini adalah hari libur pertamanya setelah satu tahun penuh dia bekerja gila-gilaan untuk persiapan ujian spesialis bedah yang sayangnya tidak lolos. Kepala rumah sakit memberinya bonus libur karena cuti pernikahan mereka minggu lalu hanya berlangsung sangat singkat. Salsa duduk di kursi meja makan dengan kepala menunduk. Dia mengaduk nasi goreng di piringnya tanpa selera. Urat malunya masih berdenyut nyeri setiap kali mengingat kejadian tadi pagi. Bayangkan saja, dia tidur menindih d**a suaminya dan lututnya menekan bagian sensitif pria itu sampai subuh. Elang duduk di seberangnya. Pria itu memakai kaos polo warn

