Baru Dimulai-3

583 Kata

Varrel menerimanya tanpa curiga, menyesap sedikit, lalu mengangguk pelan. “Enak juga. Minuman apa ini?” “Minu maja, gak usah banyak tanya.” “Rasanya enak loh.” Tasha nyaris tersedak tawanya. Tapi ia tahan. Dalam hati ia menggumam geli, kalau dia tahu minuman mahal di rumah ini cuma ini doang… Ia melangkah ke kamar dengan senyum kecil yang ditahan. Dan di belakangnya, Varrel masih duduk santai, menyandarkan punggung sambil menyesap minuman tulang itu seolah itu jus jeruk segar dari chef hotel. Tentu saja Tasha malas untuk ikut berbincang, maka ia hanya bergelung di kamarnya, membiarkan selimut tipis menutupi tubuhnya sambil menatap langit-langit. Di luar, suara gerimis kembali terdengar, tapi yang mengguyur telinganya kini adalah percakapan dari ruang tamu yang perlahan-lahan mengusik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN