Persaingan-2

700 Kata

Ia menggeleng pelan, menepis pikiran itu sebelum membusuk lebih jauh. Tasha terlalu lelah untuk memikirkan hal yang tak pasti. Pernikahan ini sudah terjadi, dan jika ia tenggelam dalam pertanyaan demi pertanyaan, ia sendiri yang akan terseret oleh ombaknya. Lagipula, ada hal lain yang lebih mendesak yaitu ia mulai merasa sesak. Gaun pengantinnya, meski indah dan anggun, terasa seperti belenggu di setiap gerak. Kancing-kancing di punggungnya seperti menekan kulit, korsase dalamnya menghambat napas. Maka, dengan hati-hati, Tasha membuka kait gaunnya perlahan, membiarkannya melorot hingga menyisakan lapisan slip dress tipis berwarna nude keemasan yang memang bagian dalam gaun pengantin, renda halusnya menyentuh kulit, ringan dan menyelamatkan. Setidaknya, ia bisa bernapas lebih bebas sekara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN