Pulang (End)-2

1077 Kata

Mobil hitam mengilap itu akhirnya berhenti di depan mereka. Seorang pria rapi turun, membukakan pintu belakang. Tasha masuk duluan, lalu disusul Varrel yang duduk di sampingnya. Udara dalam kabin terasa hangat, tapi Tasha tetap menghela napas panjang, seperti bersiap untuk sebuah ceramah singkat. “Varrel, tolong jaga kesehatan kamu. Dan, yang lebih penting, jangan lagi ikutin aku. Aku nggak tertarik sama kamu. Tolong hargai aku,” ucapnya tegas, nada suaranya datar tapi matanya menatap lurus ke depan. Varrel hanya terkekeh pelan, tidak menanggapi langsung, membiarkan Tasha mengomel seperti angin yang lewat di telinganya. Ia malah tampak menikmati setiap nada kesal yang keluar dari bibir wanita itu. Butuh beberapa menit sebelum Tasha sadar, arah mobil ini bukan menuju apartemennya. Kening

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN