Salah Paham-2

851 Kata

Dita mengangguk pelan. “Boleh. Tapi remote-nya jauh gak?” Bram mengulur tangan ke arah nakas, masih dalam posisi saling berpelukan. Ia berhasil meraih remote, menyalakan TV, dan layar menyala tanpa mereka perlu beranjak. “Mau nonton apa?” Dita menyambar remote, memilih asal, lalu berseru, “Ini aja. Rania pernah nyaranin film ini. Katanya seru.” Judul 365 Days terpampang di layar. Bram mengerutkan dahi. “Aku belum pernah nonton. Tapi ya, oke.” Film dimulai. Tapi perhatian mereka tidak benar-benar tertuju ke layar. Posisi masih saling menempel, saling membentuk celah untuk rasa yang enggan pergi. Bram sesekali menyibakkan rambut Dita dari wajahnya. Dita menyandarkan kepala ke d**a Bram, menghela napas perlahan, lalu bergeser sedikit... semakin dekat. Cahaya dari layar memantulkan bayan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN