Rencana Memilikinya-2

701 Kata

Sepanjang jalan, Daisy tak berhenti berceloteh. Ia bercerita soal kegiatan menggambar bersama Tante Arsita, main boneka, sampai minum s**u dengan sedotan warna-warni. Rania menanggapi dengan senyuman sabar, sesekali menanyakan detail dengan nada penuh kasih sayang. Ia menyapu rambut si kecil dari wajahnya, mengusap lembut pipi chubby yang merah karena terlalu banyak tertawa. Prabu hanya melirik dari sudut mata, menyimpan senyum kecil yang tak bisa ditepis. Pemandangan Rania dan Daisy seperti itu—alami, utuh, dan penuh—membuat hatinya hangat dalam cara yang tak bisa ia jelaskan. Mobil berhenti tepat di depan kafe, dan Prabu segera turun, mengitari bodi mobil lalu membukakan pintu penumpang. Ia meraih Daisy dari pangkuan Rania, menggendong si kecil dengan satu tangan, sementara tangan lain

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN