Kematian Rania-2

1087 Kata

"Astagaaaaaa!" suara Dhika yang baru pulang sekolah terdengar histeris. “Kak! Itu box stress gue buat praktek kenapa lo tabrak sih?!” Rania yang masih tergolek di lantai mendesis kesal, "Apaan sih, De?! Disimpen di mana aja! Gue jadi kejedot nih!" "Salah lo juga gak lihat-lihat! Eh… Kak! Lo mimisan!" Seketika, Rania menutup hidungnya dengan panik. Cairan hangat sudah menetes dari hidungnya. Astaga… Nasib sial seolah datang menabraknya hari ini. Di saat ingin tampil menawan, dia malah mimisan dan jatuh seperti komedian slapstick di depan orang yang ingin ia taklukkan. Dari balik ruang tamu, terdengar suara kursi digeser cepat. Prabu. Mau ke sini? Rania menghela napas panjang. Tolong, bumi. Telan gue sekarang juga. **** Dhika dengan segala jenis prakteknya di kelas 3 SMA, Box yang tad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN