Ekstra Part 3

1399 Kata

"Kita mau ke mana, Kak?" tanya Tasya sambil melirik keluar jendela mobil yang melaju pelan di tengah keramaian kota. "Ke peramal," jawab Aleeya tanpa menoleh. Tasya langsung menoleh cepat dan menatap sahabatnya. "Serius? Kak Aleeya mau ke peramal?" Aleeya terkekeh pelan dan akhirnya menoleh. "Aku nggak sepenuhnya percaya, kok. Tapi tadi pagi kamu bilang sendiri, kan? Ada event tahunan di Hutan Pinus Mangunan. Katanya ada peramal dari Bali yang buka lapak di sana." Tasya mengangguk perlahan. "Iya, sih— Tapi aku cuma iseng ngomong gitu." "Aku penasaran," kata Aleeya. "Kenapa nggak dicoba? Bukan buat cari jawaban pasti. Ya, anggap aja buat hiburan." Tasya masih tampak ragu. "Tapi Kakak nggak takut malah makin kepikiran?" Aleeya menarik napas pelan. "Aku pastikan enggak." Mobil mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN