Pengagum si kembar

1071 Kata

Nirina merasa sangat bahagia mendengar ucapan Adiwialga Gandawasa dan ia juga merasa sangat malu saat ini. Ia menatap Adiwilaga yang saat ini sedang memainkan ipadnya dan sejak tadi Nirina sibuk memperhatikan Adiwilaga. "Dari pada kamu sibuk melihat saya sejak tadi, lebih baik kamu lihat Renata apa dia sudah bangun apa belum!" Ucap Adiwilaga dan ia sengaja memili untuk tetap fokus. Dengan iPadnya alih-alih menatap Nirina sebagai lawan bicaranya. "Memangnya aku nggak boleh gitu ngelihatin kamu terus?" Tanya Nirina. "Aku tu masih takjub Mas, sama ucapan kamu tadi," ucap Nirina membuat Adiwilaga ingin tersenyum namun ia lebih memilih menyembunyikan senyumannya. "Kamu tidak boleh menatap Mas lama seperti itu, kamu membuat saya tidak fokus," ucap Adiwilaga membuat Nirina menyebikkan bibirnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN