17. Bertemu Kakak (Amanda)

2766 Kata

Setelah menyadari Manda bangun di tubuhku, aku langsung mengecek ponsel dan memeriksa pesan. Sepertinya anak ini agak sulit diajak komunikasi. Sikapnya seperti orang gila. Orang waras mana yang mematahkan jepit rambut sampai tangannya terluka hanya karena membaca pesan dariku. Orang gila ini juga hampir membakar rumah om Bima dan menghanguskan semua bajuku yang dibawa dari rumah. Aku memang tidak terlalu suka model-model baju Manda karena terlalu suram. Tapi semua baju itu adalah merek ternama dengan harga selangit yang di kehidupan laluku hanya sebuah mimpi saja untuk memiliki salah satunya. Bisa-bisanya anak ini malah membakarnya. Rasanya aku ingin memukul kepalanya, tapi karena kami berbagi kepala, aku tidak bisa memukulnya atau aku akan merasakan sakit juga. Terlihat dia tidak menghub

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN