Waktu yang berjalan dengan cepat membuat Gisel sadar, bahwa dalam beberapa hari lagi dia akan bertemu dengan sosok mungil yang selalu ada di dalam perutnya. Wanita dengan perut yang sangat besar itu duduk di kursi santai sembari mengelus-elus perutnya. Beberapa kali Giesel terdengar berbicara seorang diri, tidak, dia tengah berbicara pada sang bayi yang sebentar lagi akan melihat indahnya dunia. "Sayang, sebentar lagi kita akan bertemu. Itupun jika ibumu ini masih bernapas saat kamu keluar nanti." Kondisi kehamilan Gisel semakin mengkhawatirkan, hasil pemeriksaan mengatakan bahwa tekanan darah Gisel naik. Sehingga, kemungkinan besar akan menjalani operasi untuk melahirkan. Dari pintu masuk apartemen, Yuza baru saja tiba dari kampus. Hari ini dia mengajar dan pulang malam. Melihat istrin

