Demian

1130 Kata

Zea membujuk Tiara agar mau pulang ke rumah. "Kami merasa kesepian, rumah terasa kosong tanpa suara anak-anak!" "Bahkan Aiko pun tampak murung, meski anak itu selalu berpura-pura tegar dan ceria," tambah Harumi. Tiara seolah tersengat lebah mendengarnya. "Bagaimana, Aiko?" tanyanya sedih. "Dia baik-baik saja, setidaknya itu yang kami lihat, dia masih bersekolah seperti biasa. Tapi kami tahu dia juga merindukan kamu dan kedua adiknya," kata Zea. Tiara terdiam mendengarnya. "Aku tahu apa yang aku lakukan ini salah karena sudah meninggalkan rumah, tapi percayalah, ini semata-mata karena aku takut lepas kendali!" ungkapnya lirih. "Aku hanya ingin menenangkan diri selagi menunggu keputusan!" "Kami yakin jika dia bukan anaknya Mas Yuza!" timpal Harumi dengan yakin. "Bagaimana kalau iy

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN