Yuza dan Gisel baru saja tiba di rumah sakit. Keduanya mengenakan pakaian pengantin dari Jepang, seperti yang sudah dipesan sebelumnya. Wajah Gisel begitu cantik hingga mencuri pandangan mata seluruh orang di lobi rumah sakit hingga kamar Elvan. Mereka berjalan bersama menuju kamar pasien yang kini dipenuhi oleh petugas dan tamu penting sebagai saksi. Di sana, Zea, Pandu dan Ken juga mengenakan pakaian kimono khusus. Tidak hanya itu, Elvan yang terbaring pun turut mengenakan kimononya agar serasi dengan Zea. Saat pengantin memasuki ruangan pasien tersebut, Zea tampak terharu dengan anaknya yang akan memiliki keluarga sendiri setelah ini. Hampir saja Zea meneteskan airmata, kalau saja Pandu tidak menghiburnya. “Hei, harga riasan wajah dan pakaianmu tidak murah. Apa kamu ingin merusak sem

