Bab 38 - Sepotong Ingatan Yang Sempat Hilang

1220 Kata

Sena memegang tepi album foto itu dengan jari yang sedikit gemetar. Matanya terpaku pada foto seorang gadis kecil berpita pink yang sedang memeluk boneka kelinci dengan satu telinga. Tiba-tiba kepalanya terasa penuh. Ingatan lama seperti berusaha muncul ke permukaan. Ia mencoba fokus, mencoba menarik memori yang terasa sangat jauh itu. Namun setiap kali ia berusaha mengingat, rasa nyeri tajam muncul dari belakang kepalanya dan menjalar sampai ke pelipis. Sena mengerang pelan sambil memegangi kepalanya. Pusing itu datang tiba-tiba dan terasa sangat kuat. Pandangannya mulai sedikit kabur. Ia mencoba menutup album itu, tapi tangannya malah menyenggol kotak kayu jati di meja hingga jatuh ke lantai. Dug! Suara jatuhnya kotak itu terdengar cukup keras. Di ruang tengah, Suster Susi yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN