Bab 103 Senjata Makan Tuan

1082 Kata

Kina dan Rian berdiri di lorong hotel, tersenyum tipis melihat para wartawan yang keluar dari kamar mewah itu dengan wajah kecewa. Tak ada skandal, tak ada drama seperti yang mereka harapkan. Hanya kekecewaan yang tertinggal di wajah mereka. "Gimana? Bukannya rencanaku brilian?" bisik Rian dengan bangga, senyumnya tak bisa disembunyikan. Kina menatapnya dengan penuh kekaguman. "Kamu hebat. Tapi semua ini bisa berhasil karena kita saling percaya." Kina masih mengingat jelas detik-detik ketika dia keluar dari toilet dan melihat Gita dengan gelagat mencurigakan. Perempuan itu memasukkan sesuatu ke dalam minuman Radit. Tanpa berpikir panjang, Kina langsung menghubungi Rian. "Aku langsung menyewa kamar di dekat situ, dan menyuruh Elina untuk bersiap. Untung Elina juga cepat tanggap," jelas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN