Bab 77 Berada Di Rumah Sakit

1420 Kata

Rian datang dengan langkah tergesa namun penuh kehati-hatian, membawa tas dokter di tangannya. Wajahnya serius, sorot matanya menunjukkan kekhawatiran yang tak ia tutupi. Mobilnya baru saja berhenti di depan rumah Radit, dan tanpa banyak bicara, dia langsung menuju pintu utama. “Permisi,” ucapnya sembari mengetuk pintu. Pintu terbuka perlahan, menampakkan sosok wanita muda yang belum pernah ia temui sebelumnya. “Iya?” jawab wanita itu dengan sedikit bingung. Rian menatapnya dari ujung kaki sampai kepala, instingnya sebagai dokter sekaligus seseorang yang sudah lama terlibat dalam kasus Radit membuatnya langsung waspada. “Kamu siapa?” “Dia pembantu baru di rumah ini, dokter Rian,” sahut Bi Yati dari arah dalam rumah. “Iya, saya pembantu baru di sini,” sambung Sari, sedikit gugup. Nam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN