Bab 60 Apakah Radit Pembunuh

1027 Kata

Elina akhirnya tiba di rumah besar bergaya kolonial yang berdiri megah di ujung jalan lengang. Cat putihnya bersih, pilar-pilar tinggi menjulang dengan anggun, dan taman bunga di halaman depan bermekaran dalam warna-warna hangat. Aroma melati menyambut kedatangannya, tapi hatinya justru terasa sesak, seolah udara damai itu tak mampu menembus kabut gelisah dalam dadanya. "Radit tidak mungkin melakukan ini…" gumam Elina lirih, untuk kesekian kalinya mencoba mengusir keraguan yang sejak lama menghantuinya. Tapi hatinya menolak untuk percaya sepenuhnya. Ia mengetuk pintu dengan hati-hati, seolah sedang menguji kekuatan dirinya sendiri. “Permisi…” Pintu terbuka perlahan. Seorang perempuan muda muncul di ambang pintu—kulit kuning langsat, wajah datar, dan mata yang tajam mengamati Elina dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN